Bible Love Stories

Filed under: by: COGS


Hai.. haii haiii… proktat proktat.. hohoho
Berhubung karena ane belom beli notebook yg baru (gak punya uang kakak, minggu UAS minggu bangkrut.. *curhat.. ahahahaha) makanya proktat nulis d lepii dulu, y sekalian ngisi blog kite yg udah berdebu.. hohohoho
Renungannya dah dari minggu kemaren sih pas tggal 5 februari, n berhubung karena februari selalu identik dengan bulan penuh cinta, renungannya pun penuh cinta, ane juga penuh cinta.. hohohoho renungannya dari Matius 19:1-12, LAI kasi judul perikop itu perceraian , jadi ceritanya setelah Yesus selesai ngajar di Galilea, kemudian Ia berangkat ke Yudea, disana Ia menyembuhkan orang banyak. Saat itu orang Farisi bertanya “Apakah diperbolehkan orang menceraikan istri dengan alas an apa saja?” inti jawaban Yesus “apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." Trus orang farisi nanya lagi (*dasar cerewet.. ahahahha) "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?" Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.”

Siapa yang gak kenal Britney Spears? *Dia penyanyi favoritku loh.. ahahaha.. Tau gak klo dia tuh pernah nikah cuman 2 hari doank!! Gile, 24 jam doank?? Buang-buang duit cuman buat nikahnya T.T.. Pernikahan Kim Kardashian dan Kim Humphries juga setali tiga uang, cuman 72 jam booo… Padahal acara nikahan mereka meriahhh banget, banyak yang menuding kalo pernikahan itu cuman sekedar publisitas aja.
Pengen sih acara pernikahan yang meriah kayak mereka, tapi kita gak pengen punya cerita pernikahan kayak mereka khan?? BIG NOOOOOOOOOOOOO… Sebagai anak Tuhan, kita ngerti bahwa pernikahan bukanlah suatu permainan atau komitmen sementara. Tapi pernikahan adalah sebuah perjanjian yang kita buat antara kita, pasangan dan TUHAN. Mesti ada Tuhan dalam pernikahan itu, maka ketika kedua orang itu gak sepakat, masih ada Tuhan yang selalu mempersatukan.. asekkkk :D
Kata bahan renungannya ni, menurutku juga sih ahahaha.. Kalau kita ngerti bahwa pernikahan adalah hal yang serius, hal ini harus dipraktekkan sejak sebelum kita memilih pasangan (pacar sekalipun). Belajarlah bertanggung jawab sejak masa pacaran. Belajarlah dewasa dalam ambil keputusan sejak memilih pacar. Dari situlah, kita akan belajar gak sembarangan saat menikah dengan cowok idaman kamu nanti. (Spirit Girls, 5 Februari 2012)

OkLah.. itu catatan sateku.. oiy, aku mo share juga ni soal Bible Love Stories.. *hadiah cutie diary she.. ahahaha.. tapi sumpah keren abiezttttt… hohoho makanya aku share aja deh juga.. ijin yak ama penerbit, ane klo ngopas pasti cantumin asalny koq.. hohoho

BIBLE LOVE STORIES

Alkitab banyak menuliskan kisah cinta yang bisa jadi teladan buat kita. Masing-masing menyiratkan amkna yang berbeda. Apa aja?? CheckItOut :D
1.    Adam dan Hawa (Kej 1-3)
Kenapa Tuhan nyiptain Hawa? Agar Hawa bisa jadi penolong yang sepadan dengan Adam (Kej 2:18). Nah, begitu jugalah kamu seharusnya saat nyari pacar dan apalagi menerima pinangan dari cowok. Sepadan artinya punya keyakinan yang sama dan kalau ngobrol juga nyambung. Dalam arti keduanya bisa saling mengutarakan dan memahami keinginan masing-masing
2.    Abraham dan Sara
Sarah jelas istri yang setia, kemanapun suami pergi ia selalu mendampingi. Ini bisa jadi satu poin penting untuk diteladani. Tapi poin yang lebih penting itu, kurang sabarnya mereka dalam menanti janji Tuhan tergenapi. Sarah malah menyuruh suaminya menemui Hagar agar punya anak dengannya. Padahal sebelumnya Tuhan udah janji kepada Abraham bahwa Ia akan ngasih keturunan kepada Abrahan dan Sarah. Waktu pacaran juga hendaknya kita mulai ngebiasain diri dengar-dengaran sama Tuhan. Libatkan Dia dalam perjalanan cinta kita. Turuti apa yang Ia ingini.
3.    Ishak dan Ribka (Kej 24)
Kisah lengkap pertemuan mereka silahkan baca sendiri yah. Intinya jodoh itu ditentukan oleh Tuhan. So, percayalah kalo sekarang kamu belom punya pasangan, percaya deh bahwa Tuhan itu sebenernya udah nyiapin jodohmu. Tapi tetep berusaha and menyerahkan semua sama Tuhan.
4.    Yakub dan Rahel ( Kej. 29)
Ini nih yang paling romatissssssss.. hohohoho. Cinta kadang emank butuh pengorbanan. Buat dapetin Rahel, Yakub rela bekerja selama 7 + 7 tahun.. WOW!!.. Dan hebatnya lagi, semua dijalaninya seperti melewati beberapa hari saja.
5.    Boas dan Rut  (Rut 1-4)
Rut terkenal sebagai menantu yang setia, ia tetap menemani sang mertua kemanapun ia pergi walaupun suaminya sudah meninggal. Hal yang bisa kita pejari dari sini, awalnya Boas tertarik kepada Rut karena inner beauty (rut 2:11-12). Dan singkat cerita, Boas pun mengambil Rut sebagai istrinya.
6.    Simson dan Delila (Hak 13-16)
Ironis saat membaca kisah Simson. IOa begitu tertarik secara fisik, tapi akhirnya justru kalah bukan karena pedang, tapi karena cinta buta. Cinta kepada seseorang boleh aja, tapi jangan sampai itu membutakan kamu sampai gak bisa ngebedain yang bener dan yang salah.
7.    Daud dan Batsyeba (2 Sam 11)
Ini adalah kesalahan paling besar yang dilakukan Daud. Gimana gak dia mengingini istri orang. Jahat banget khan y?? huhuhu Sekali lagi ini contoh bagaimana cinta itu menjadi sangat berbahaya. Terus dekatkan diri dengan Tuhan agar kamu gak jatuh dalam dosa hanya karena cinta.
8.    Yusuf dan Maria (Mat 1-2)
Kisah ini adalah kisah yang paling banyak ngasih pelajaran positif. Yusuf sebagai pasangan sangat percaya kepada pasangannya, padahal ia bisa saja berfikir bahwa Maria telah berselingkuh sehingga akhirnya hamil. Lalu, Maria dan Yusuf juga tidak melakukan dosa perzinahan selama mereka pacaran, bahkan sampai bayi Yesus lahir. 



semua itu BAIK! :)

Filed under: by: COGS

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan  -  Yeremia 29:11

dan ayat inilah yang telah mengubahkan hidupku hingga saat ini.

Pertama kali denger ayat ini kira-kira pas SMA-an. Udah kebayang kan gimana malasnya saya baca Alkitab sampai-sampai ayat super seperti ini baru pernah dengar pada tahun ke 17 di hidup saya. Pas dengernya itu kalu ngga salah pas masa-masa mau UN sama SNMPTN. Jadinya, ini ayat betul-betul menguatkan aku sekali pada saat-saat itu.

Pas masa-masa SNMPTN, iya aku memang menggantungkan masa depanku pada Tuhan. Tapi pengharapan yang pake syarat. "Tuhan, iya deh aku ikut kehendak-Mu aja, tapi kan kalau aku kuliah di X kan lebih bagus Tuhan, aku senang, orangtua senang, buat aku disitu aja ya Tuhan" . Sangat tipikal anak SMA.

Singkat cerita, rencana Tuhan berbeda total dengan harapan dan mimpi-mimpiku pas SMA. Saat itu depresi banget. Rasanya udah pengen nyerah aja. Merasa bahwa Tuhan itu ngga adil. Ngga pengen liat anak-Nya senang. Pemikiran yang sangat dangkal memang. Namun, saat itu aku memang sangat terbawa dengan situasi dan kondisi di sekitarku.

Kemudian, aku ingat ayat ini. Yeremia 29:11. Jujur, saat itu hatiku langsung tenang sekalii. Merasa bersalah setengah mati udah nyalah-nyalahin Tuhan. Dan memang iyaaa, rencana Tuhan itu memang yang terbaik. Finally, aku diterima juga di kampus lainnya, yang walaupun bukan impianku tapi sudah Tuhan rencanakan hal-hal luar biasa yang akan terjadi dalam kehidupanku di sana.

Saat itu, Tuhan seperti bilang, " Mey, aku tahu yang terbaik untukmu. Percayalah, kau kutempatkan di sini bukan karena aku ingin membuatmu menderita. Aku akan menemanimu sepanjang hidupmu. Yakinlah, di sini lebih baik". Ngga mudah memang menerimanya. Akal sehat kita sebagai manusia akan selalu menuntut kepuasan duniawi. Ketika harapan dan mimpi berbeda dengan rancangan Tuhan, terkadang sulit sekali bagi kita untuk tetap menerima rancangan-Nya itu dengan penuh rasa syukur dan sukacita.

Tapi, sekalii lagi ayat ini lah yang menguatkan ku. Aku diajari Tuhan kalau semua yang berasal dari Dia itu baik. Ngga ada yang buruk. Pokokny BAIKK deh. Selama kuliah dan menjalani kehidupan di sini pun aku selalu ingat akan ayat itu.

Pernah suatu saat aku sakit dan tertidur pas UAS, alhasil aku bolos dan harus ikut ujian ulang. Masalahnya pengurusan untuk ikut ujian ulang itu lumayan sulit dan jadwalnya pun bisa-bisa bertabrakan dengan jadwal pulang kampung yang bahkan udah dibeli tiketnya. Otakku yang begitu pendeknya saraf-saraf imannya langsung bilang " ahhhh, Tuhan kenapa malah bikin aku sakit pas UAS, udah gitu ngga bangunin lagi. Kenapa Tuhan? Kenapa? ". Thank God, Tuhan kita itu Tuhan Yang Maha Pengampun. Dia sadarkan aku bahwa memang itu yang terbaik. Dia seakan bilang, " Aku hanya mengujimu anak-Ku, bukan mencederaimu. Mampukah Kau tetap setia bahkan di saat tersulit dalam hidupmu? Mampukah kau tetap berpengharapan pada-Ku bahkan di saat semua orang-orang di sekitarmu meninggalkanmu. Tenanglah, Aku akan selalu bersamamu". Dan sekali lagi aku rasanya seperti tertampar sama ribuan obor api yang berjarum di sekitar apinya (buset dahh perumpamaannya) . Tapi memang iyaaa. Bahkan di umurku yang hampir menginjak 20 pun, aku masih belum bisa dewasa dalam berpikir dan dalam imanku. Begitu mudahnya aku berpikir bahwa Tuhan itu jahat hanya perkara UAS belaka.

Dan sejak saat itulah, setiap langkah hidupku selalu aku biarkan tangan Tuhan yang bekerja, selalu aku pasrahkan kehendak-Nya yang terjadi dan selalu aku berpengharapan hanya pada-Nya karena aku tahu, aku yakin dan aku percaya RENCANANYA ITU BAIK!
#walau terkadang naluri kemanusiaanku bilang ini semua salah Tuhan atau Tuhan itu ngga adil, Yeremia 29:11 selalu mengingatkanku rancangan-Nya itu rancangan DAMAI SEJAHTERA! :))


GOD IS GOOD TO EVERYONE!

GOD BLESS


Lari yokkk :D

Filed under: by: COGS


Hohoho,, ni giliran post.ku..

Kemaren aku pulang ke parepare, nyampe Makassar sich  dah dari jam 2 siang, cuman maen-maen dulu and akhirnya nyampe rumah jam 2 pagi.. hohoho
Kemaren malem, eh salah tadi pagi aku nyulik anak kecil buat tidur bareng ama aku,, hohoho lama gak meluk-meluk anak kecil.. Yaudah abis tempat tidur siap, aku ama marcel tidur deh.. Tapi tiba-tiba dia bangun and sambil nepok jidat bilang “eh lupa, belom berdoa” JLEBBBBBB.. MatiLah anak ayam.. huhuhuhu

Malu, hancur, sebel, sedih, sejuta rasa deh #lebay,, ahahaha.. masa ane kalah ama anak kecil, ama anak kelas satu SD, wuahhh T.T padahal dia lebih ngantuk and lebih capek dari aku seharian maen bareng, tapi dia gak lupa doa.. hiks.. hiks.. T.T

Hufftt,, bener-benar tertampar-tampar, apalagi melihat hpda belakangan ini, sate bolong-bolong, jam doa udah mulai punah, bible reading apalagi.. huhuhhu cedih T.T
Gak boleh kalah dari anak kecil pokoknya dah, apalagi udah sidi, kelompok kecil, kelompok tumbuh bersama, tinggal nikah aja blom #loh?? Ahahaha

Natal udah deket, akhir taon juga (ya iyaLah,, masa ya iya donk?? Wkwkwk), aku tiba – tiba ingat 2 Tim 4:7 (Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman). Sebenernya konsepnya agak kurang dapet dengan ayat ini, tapi gak tau aku ngena aja ama ayat ni. Ayat ni lebih kepada pelayanan sih sebenernya, tapi aku kaitkan ajaLah dengan kasus ini *sorry belom PA..hohohoho

Garis akhir di ayat itu aku hubungkan dengan akhir taon sih sebenarnya natal bisa juga sih.. hohoho *gak konsisten :D bentar lagi Yesus bakalan dateng ke dunia, apa sih yang udah kita lakukan? Kalau seorang cewek yang mo nge-date ama cowoknya, pasti dia bakalan siap-siap, dandan yang cantik, pake parfum yang wangi, mandi kembang tujuh rupa mungkin, ahahaha.. Anggap aja Tuhan Yesus itu cowok kita, emank cowok kita sih, bahkan suami kita ( bd. Yes 54:5 – Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, Tuhan semesta alam namaNya ;……..  akhhh,, co cweet,, ahaha), kita pasti musti siap-siap buat nge-date sama dia, kita pasti baca firman tiap hari, saat teduh, doa, semuanya deh ampe saat Dia dateng, Dia nemuin kita jadi cewek paling cantik dan setia ~_~

Kebanyakan yang terjadi sekarang adalah mungkin kita ada waktu buat ngobrol ngangkat telpon dari pacar (salah dink, kita gak da yang punya pacar, yaudah dari TTMan atau dari temen aja dink.. hohoho) tapi waktu buat ngobrol ama Tuhan lewat doa gak ada. Mungkin kita ada waktu buat baca komik, novel atopun surat cinta berkali-kali, tapi buat baca surat cinta dari Tuhan (Alkitab) gak ada. Mungkin kita punya waktu buat sendiri ngegalau, tapi buat sejenak hening teduh di hadapan Tuhan gak ada. Mungkin kita ada waktu buat hang-out bareng teman tapi buat datang persekutuan gak ada.

Ingat post k’agnes kemaren tentang Petrus, ketika Tuhan bertanya kepadanya “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini” Maka jawab Simon Petrus “Engkau adalah Mesias, anak Allah yang hidup” (Mat 16:15-16). Diantara seluruh murid Petrus adalah sosok yang paling tegas dan bersemangat. Tapi ketika Yesus disalibkan, Ia adalah orang yang menyangkal Tuhan Yesus. Petrus merasa sangat sedih setelah itu, hakikat manusia memang berdosa, tapi yang perlu kita pelajari dari Petrus, Ia gak berlarut-larut dalam kesedihannya. Ia malah makin semangat dalam memberitakan injil.

Nah temen-temen, kayak Petrus, mungkin HPDA kita jatuh, tapi itu gak berarti kita gak bisa bangkit lagi. Natal hampir tiba, Tahun baru 7 hari lagi.. Yok sama2 kita jaga komitmen dan proktat kita, berjuang di 7 hari terakhirLah paling tidak untuk mengakhiri tahun ini dengan baik, supaya kita akhirnya bisa kayak Paulus bilang 2Tim4:7 itu.. Perjuangan akhir ini mungkin berat, pengalaman sebelum2nya, kalo liburan HPDA pasti pada berguguran,, hohoho.. Tapi ayok yukss buktikan ama setan kemalasan kalo kita bisa ngalahin dia, buktikan kalau Bapa kita pasti bantu. Ayok semangat teman-teman!! Kalau bisa pertahanin ampe awal taonLah and ampe selama-lamanya hohoho..Selamat liburan teman-teman.. Luph u all :*
Tuhan memberkati..



PENGAKUAN PETRUS (Matius 16:13-20)

Filed under: by: COGS

Hay-hay,..:D
Dari 2 tulisan awal, kyaknya tulisan ketiga ini, kalo mw baca perlu konsentrasi dulu..
Aku saranin kalo mau baca tulisan ini, baca natsnya dulu ya, biar ngerti. Lebih baik lagi kalo dibaca juga pengantar kitabnya..
selamat menikmati, semoga tulisan ini bermanfaat^^,


Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.”(Mat 16;16)

Murid-murid masih sedang bertanya-tanya tentang apa yang dilakukan Gurunya setelah banyak hal yang mereka lihat dari Gurunya tersebut. Bagaimana Ia memberi makan lima ribu orang, berjalan di atas air, menyembuhkan orang sakit, memberi makan empat ribu orang, meraih ketenaran, tetapi malah lari dari orang-orang yang mengikutinya.
Murid-murid masih bingung apalagi yang akan dilakukan Yesus ketika membawa mereka ke kota Kaisarea Filipi. Ya, Kaisarea Filipi. Berikut adalah gambaran kota Kaisarea Filipi dalam buku Ketuhanan Kristus:
Kaisarea Filipi adalah kota yang terletak sekitar 25 mil sebelah utara danau Galilea. Penduduknya mayoritas bukan orang Yahudi. Di sana banyak terdapat kuil-kuil Baal dan dewa-dewa lain. Di daerah itu, ada sebuah gunung di mana Raja Herodes membuat kuil yang megah untuk kaisar. Itulah sebabnya kota itu disebut Kaisarea tetapi kemudian Philips, putera Herodes memperindah kuil itu sehingga Ia menamai kota itu Kaisarea Filipi. Maka siapapun yang memasuki daerah itu pasti akan melihat bangunan megah yang indah , yang mengingatkan orang akan kebesaran Kerajaan Romawi dan keagungan dewa-dewanya.

Sesaat ketika memasuki kota itu, ketika memandang pada gunung Herodes itu, murid-murid langsung terusik dengan keagungan kota tersebut. Kota yang indah dengan kemegahan dewa-dewa  tergambar secara jelas melalui setiap tata kota. Sesaat mungkin mereka sempat terkagum, terperanjat, atau bahkan memuji dewa-dewa yang mereka anggap adalah sembahan orang kafir itu.
Saat pikiran mereka mulai melayang kesana-kemari, mengagumi keagungan tersebut, tiba-tiba Sang Guru bertanya “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” (Mat 16:13)
Murid-murid berpikir sejenak. Nama-nama mulai bermunculan dalam pikiran mereka dan keluar satu per satu. “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi." (Mat 16:14)
Sebuah jawaban ironi yang diberikan para murid. Walaupun, saat itu Yesus sudah tahu apa yang akan menjadi jawaban murid-muridnya itu, sisi kemanusiaannya mungkin tersayat, kecewa, dan kesal. Murid-murid tersebut sudah menjalani berbagai hal bersama Anak Manusia itu, namun ternyata murid-murid sendiri malah belum yakin siapakah anak Manusia itu.
Yesus kembali mengajukan pertanyaan yang sama dalam kalimat yang berbeda: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" (Mat 16:15)

Sebuah jawaban yang mengharukan tiba-tiba keluar dari mulut Petrus, salah seorang murid yang sangat dekat dengan Yesus tersebut. "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"(Mat 16;16)
Ya, benar-benar sebuah jawaban yang mengharukan. Di tengah-tengah keagungan dewa-dewa sembahan bangsa kafir, Petrus dapat menyadari dan meyatakan bahwa Yesus adalah Mesias. YESUS adalah ANAK MANUSIA tersebut. Dan bukan hanya Mesias tetapi juga ANAK ALLAH. Lebih lagi Petrus menyatakan Yesus bukan hanya sebagai Anak Allah yang mati, tetapi Petrus jelas menyatakan YESUS, ANAK ALLAH YANG HIDUP.
Sejenak mungkin para murid terperanjat dengan jawaban Petrus, atau mungkin Petrus sempat merasa sombong di dalam hatinya. Namun, Yesus berkata:” Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga”(Mat 16;17)

Ya, sebuah pernyataan yang lugas dari Yesus. Dia mengatakan: Petrus, itu bukan karena kamu yang pintar, atau bukan karena kamu yang hebat tapi karena Bapalah yang memberitahukannya pada kamu. Bapalah yang menganugerahkannya pada kamu.
Iya, konsepnya adalah anugerah. Kita sebagai anak-anak Allah tidak akan pernah bisa mengenal Allah karena apa yang kita lakukan. Kita tidak akan bisa mengenal bahwa Yesus itu Mesias jika hanya mengandalkan akal budi, pikiran, atau kepandaian kita. Tuhan itu tidak terjangkau. Pikiran kita tidak sanggup untuk menjangkau Dia. Kita hanya bisa mengenal Allah jika Allah yang memperkenalkan dirinya pada kita. Seberapa hebat pun kita, sberapa pintar pun kita, seberapa kuat pun kita, jika Allah tidak menyatakan dirinya pada kita maka kita tidak akan mengenal Dia.
Nah, sekarang cukupkah sampai Allah mengenalkan dirinya pada kita? Apa bagian kita?
Bagian kita adalah menerima pengenalan itu. Kita tidak akan menegenal seseorang, ketika Ia mau mengenalkan dirinya tapi kita tidak menyambutnya. Demikian juga Tuhan. Kita tidak akan mengenal Tuhan, jika setelah Tuhan menyatakan diriNya pada kita hati kita tetap tertutup. Hati kita menolak. Pertanyaannya, maukah kita membuka pintu hati kita?
Yesus melanjutkan perkataanNya pada Petrus;” Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Sebuah alur yang begitu indah dinyatakan Tuhan Yesus di sini. Setelah mendengar pengakuan Petrus tentang pengenalanNya akan Mesias, Yesus mengangkat konsep gereja. Ia mengatakan: Hai Petrus (bahasa Yunani Petros=batu kecil) kau akan menjadi salah satu batu kecil yang akan didirikan di atas Petra ini  (Petra=batu karangàYesus).
Ya, inilah konsep gereja yang diangkat Tuhan Yesus. Sesudah kita percaya, kita mengaku bahwa Yesus adalah Mesias kita, maka kita kan menjadi salah satu petros itu yang dipakai untuk membangun gereja yang dasarNya adlah Kristus (Petra=batu karang). Petrus sangat memahami konsep ini sehingga dalam I Petrus 2:4-5 Petrus menuliskan:  Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.
Pertanyannya bagi kita adalah, bagaimana dengan kita yang sudah menerima Kristus, mendapat pengenalan akan Dia, sudahkah kita menjadi salah satu batu kecil (petros) itu? sudahkah kita menjadi bagian dari suatu persekutuan/gereja? Sudahkah kita memberi diri untuk dipakai Allah dalam membangun gereja/persekutuan?
Tidak hanya sampai di sana, Yesus masih melanjutkan alur ceritanya. Ia kemudian berkata: “Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." (Mat 16:19)
Setelah konsep anugerah dan gereja Yesus meneruskannya pada konsep kesaksian (perwalian). Dia berkata: Karena Engkau adalah Petrus maka Engkau akan menajadi saksiKu, engkau memegang kunci Kerajaan Sorga, sehingga apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Bagaimana dengan kita yang sudah menerima Kristus dan menjadi bagian dari gereja/persekutuan. Sudahkah kita menyaksikan Kristus dalam hidup kita sehari-hari? Apakah bukti bahwa kita sudah menerima Dia sebagai Juruselamat kita? Kita harus bijak menayksikan Dia, karena kita adalah saksi kristus.

second post :)

Filed under: by: COGS

hohohoho,, finally.. this is our blog..
Mngucap syukur juga, klo hari ini boleh ngisi blog buat yg pertama kali *pdahal kpann buatny, ckckkc hohoho
Mengucap syukur juga kalo hr ni COGS dah masuk buku Ketuhanan Kristus (KTK)
skarang kami gak Klompok Kecil Pemuridan (KKP) lagi, tapi dah Kelompok Tumbuh Bersama (KTB)
smua skr jdi sama, tidak ada Pemimpin Kelompok Kecil (PKK) dan Anak Kelompok Kecil (AKK) lagi,, yipppeee.....
jadi semua sekarang d tentukan oleh kesepakatan bersama, *k'Agnes terbully.. ahhaahaha
dah dulu y,, itu dulu seputar COGS hari ini, mo tau lebih jauh ttg COGS?? sering2 aja visit blog nie ya... Tuhan memberkati :D




OUR 1st INDRODUCTION!

Filed under: by: COGS

wesss, sebenarnya ini blog sudah launching sejak Oktober kemarin
namun dikarenakan kesibukan masing-masing anggota (blog bersama ini :D) jadinya entah sudah berapa bulan ini blog merongsok ngga jelas di dunia maya! haha

COGS in accountancy dictionary means Cost Of Good Sold yang kalau diterjemahkan dalam bahasa indonesianya berarti Harga Pokok Penjualan.
Apa hubungannya COGS sama blog ini?
Ga ada.
Trus kenapa blog ini dibuat?
Ga tau.
haha #justkid

well, berhubung kita semua personil COGS ini adalah anak-anak Tuhan yang sedang menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara aka STAN, yang notabene semua otak, hidup dan jiwaraganya dipenuhi jurnal akuntansi (uhukk, kecuali saya! xp) oleh karena itu kita memutuskan untuk pakai nama ini sebagai pencitraan kelompok kecil kita.

Kelompok kecil??
Yappp, ada